Swift

Makna Lirik Lagu Kla Project Yogyakarta

Foto oleh Arief Nasrullah


Jika ada lagu yang membuat suatu kota menjadi begitu indah dan membuat rindu untuk kembali, maka lagu itu adalah Yogyakarta ciptaan Kla Project. Kla Project sendiri adalah salah satu band legendaris yang pernah meramaikan khasanah musik di Indonesia pada tahun 90-an, dibentuk pada tahun 1988 oleh Katon Bagaskara, Lilo, Adi Adrian dan Ari Burhani.

Mengusung genre musik pop-progresif  dengan lirik-lirik lagu yang romantis atau puitis, Kla Project sukses mendapatkan banyak penghargaan lewat lagu-lagunya seperti Yogyakarta dan Terpurukku Disini.

Lagu Yogyakarta sendiri ada di album kedua Kla, yaitu Kedua yang dirilis pada tahun 1990. Berkat lagu Yogyakarta ini pula Kla Project mendapat penghargaan langsung dari Raja DIY, Sri Sultan Hamengkubuwono X. Bukan itu saja, dalam majalah Rolling Stone Indonesia edisi 56 terbitan Desember 2009 lagu Yogyakarta masuk ke dalam daftar 150 Lagu Indonesia Terbaik.

Dengan aransemen yang sangat  baik hasil perpaduan drum dan perkusi, yang kemudian disusul dengan piano elektrik dan bass di intro berhasil membangun musik yang catchy serta lirik yang romantis tapi tak cengeng. Membuat tiap orang yang mendengar musiknya akan teringat dengan kota Yogyakarta. Inilah maksud tersirat dan pesan yang tersampaikan dari lagu Yogyakarta ini.

Disini akan dibahas makna lirik lagu Yogyakarta menurut pandangan dari saya. Karena pandangan tiap orang berbeda, bisa berkomentar jika ingin menambahkan.


Bagian 1

Pulang ke kotamu
Ada setangkup haru dalam rindu
Masih seperti dulu
Tiap sudut menyapaku bersahabat, penuh selaksa makna
Terhanyut aku akan nostalgi
Saat kita sering luangkan waktu
Nikmati bersama

Suasana Jogja 

Jogja masih sama seperti dulu ketika penulis lagu kembali ke kota ini, masih bersahabat terhadap siapapun. Lalu penulis teringat ketika ia bersama (mungkin) kekasihnya sedang menikmati suasana Jogja. Nostalgi.

Bagian 2

Ramai kaki lima
Menjajakan sajian khas berselera
Orang duduk bersila
Musisi jalanan mulai beraksi
Seiring laraku kehilanganmu
Merintih sendiri

Ditelan deru kotamu

Menggambarkan suasana Jogja dengan banyaknya kaki lima dan pengamen. Sang penulis merasakan kerinduan tanpa kekasihnya.

Bagian 3

Walau kini engkau telah tiada tak kembali
Namun kotamu hadirkan senyummu abadi
Ijinkanlah aku untuk selalu pulang lagi

Bila hati mulai sepi tanpa terobati

Walaupun kekasih penulis telah tiada, ia masih bisa mengenang sosoknya lewat kota Jogja.

  Sumber lain: Wikipedia, Kapanlagi, inilah.com

You Might Also Like

0 komentar